Halaman

Tampilkan postingan dengan label konseling belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konseling belajar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juni 2012

tips belajar konsentrasi dengan baik


Tips Belajar Lebih Cerdas
Belajar dengan tekun dan disiplin memang baik. Tapi akan lebih baik kalau kamu belajar dengan cerdas. Belajar dengan cerdas akan sangat menunjang keberhasilan studimu. Dalam tips ini diuraikan hal-hal apa saja yang perlu kamu lakukan agar bisa mulai belajar dengan cerdas dan berhasil.
1. Belajarlah sambil mendengarkan musik . Berbagai penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara pengaruh musik dengan peningkatan prestasi belajar. Musik membuat kamu “mengalir’ , dan merangsang pikiran untuk berkosentrasi pada apa yang sedang kamu pelajari atau kerjakan . Idealnya kamu mendengarkan musik klasik atau instrumentalia/ musik lembut dengan beat yang santai . Tapi kalau kamu tidak bisa menikmatinya , putarlah musik kesayanganmu.
2. Ciptakan suasana ruang belajarmu senyaman mungkin supaya kamu betah berada disana. Kalau memungkinkan , hiasilah dengan gambar-gambar pilihan atau kata-kata yang bisa memberimu motivasi. Boleh juga menggantungkan poster idolamu , photo kekasihmu , atau piagam pengahrgaan yang pernah kamu raih . Perhatikan juga ventilasi udara agar kamu tidak merasa kepanasan atau kedinginan . Aturlah penerangan agar sesuai dengan keperluanmu , tidak terlalu redup dan tidak pula terlalu menyilaukan.
3. Aturlah waktu belajarmu dengan seeisien mungkin . Biasakanlah untuk belajar setiap hari pada jadwal yang telah kamu tetapkan. Hindari kebiasaan menumpuk tugas yang perlu dikerjakan sampai menjelang batas akhir waktu yang ditetapkan. Hentikanlah kebiasaan sistem kebut semalam. Cara belajar seperti itu akan membentuk kamu menjadi pribadi yang harus ditekan untuk bergerak . Pola ini biasanya akan berlanjut ketika kamu sudah memasuki dunia kerja dan bisa menghambat peningkatan karirmu kelak.
4. Belajarlah dengan aktif . Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja. Hasil belajarmu akan lebih optimal kalau kamu belajar sambil mempraktekkan apa yang kamu pelajari. Sistem belajar sambil praktek sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak pendidikan inormal seperti kursus bahasa, mengemudi, inormatika , menjahit dsb. Prinsipnya berlaku untuk bidang apapun yang kamu pelajari , termasuk belajar bicara didepan umum , belajar berdansa , berenang dsb.
5. Belajarlah dengan minat yang besar agar kualitas dan hasil belajarmu lebih optimal. Dengan minat yang tinggi , kamu akan bersemangat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi yang kamu pelajari. Itulah alasannya mengapa sebaiknya kamu kuliah dibidang yang benar-benar kamu minati. Kalau kamu sangat menyukai teknik , mungkin kamu akan mengalami masalah kalau kamu harus kuliah ekonomi dsb. Tapi kalau kamu sudah terlanjur salah jurusan, atau berada ditempat yang kurang kamu sukai maka cobalah unuk menyukainya. Milikilah rasa tanggung jawab terhadap sesuatu yang telah kamu ambil atau putuskan. Namun terkadang minat juga bisa muncul dari penyusuaian diri , percayalah tidak ada ilmu yang tak bermanfaat raihlah segala bidang ilmu , pelajari dengan matang jangan setengah-setengah hingga bisa didapat suatu kecerdasan multi dimensi.
6. Pelajarilah teknik belajar yang efektif agar kamu bisa belajar dengan waktu yang relatif singkat tapi dengan hasil yang lebih memuaskan. Sebagai contoh TEKNIK PENYEBARAN WAKTU mengajarkan bahwa lebih baik kamu belajar 3 x 1 jam daripada 1 x 3 jam.
7. Pelajarilah teknik membaca cepat agar kamu bisa membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula. Ini adalah kemampuan vital bagi kamu yang hidup diera digital dan informasi. Dengan daya baca berkecepatan tinggi, syukur-syukur bisa membaca dengan mata hati pula ,sehingga arus informasi yang deras tidak akan meneggelamkan kamu , tapi justru melejitkan prestasimu untuk meraih keberhasilan.
8. Pelajarilah teknik mengingat dengan memanaatkan kata kunci atau kata akronim. Dengan kemampuan ini daya ingatmu akan dipertajam sehingga kamu bisa mengingat bahan pelajaran dengan cepat dan akurat. Banyak teknik mengingat yang sudah teruji praktis yang dapat dipelajari untuk meningkatkan daya ingat, daya konsentrasi dan memacu potensi belajar.
9. Pelajarilah teknik menulis. Dengan kemampuan ini kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan tulis-menulis secara sistematis dan mudah dipahami, baik berupa laporan , skiripi, artikel dsb. Keahlian menulis sangat diperlukan didunia kerja dan juga akan memungkinkan kamu untuk menjadi penulis buku , wartawan dsb.
10. Pelajarilah cara berpikir yang logis , rasional dan objektif. Meskipun pikiran kamu lebih hebat dari komputer , mungkin baru sebagian saja /kecil bagian dari otakmu yang kamu manfaatkan. Berkat jasa para ilmuwan, sekarang otak kamu bisa dilatih untuk memacu potensimu yang luar biasa sehingga kamu bisa lebih berprestasi dalam studi dan sukses dalam hidup.


Cara Belajar Yang Menyenangkan


Ada sebagian dari kita yang merasa kesulitan dalam mata pelajaran yang disebutkan di atas, memang kelihatannya sih banyak juga soalnya bimbingan belajar banyak menawarkan bimbingan mata pelajaran itu dibandingkan mapel lain. Dari kesimpulan itu, sepertinya para pelajar sekarang membutuhkan suatu motivasi, atau dorongan yang bisa membawa mereka agar merasa mudah dan enjoy dalam mengerjakan pelajaran.
Perlu diingat bahwa semua itu ga ada yang instan, harus secara bertahap, karena otak manusia lebih mampu menyerap sesuatu yang sedikit-sedikit daripada langsung banyak. Berikut ini adalah tips agar anda enjoy dalam belajar sekaligus dapat belajar dengan efektif.
  1. Sebelum belajar ada baiknya makan dulu agar otak dapat berpikir dengan baik, jangan terlalu sedikit, jangan terlalu kenyang pula, agar dapat berpikir maksimal.
  2. Santai dalam aktivitas belajar, jangan anggap belajar sebagai momok yang harus ditakuti, membayangkan bahwa belajar itu membosankan. Hilangkan pikiran itu dari pikiran anda. Karena jika anda belajar dalam pikiran yang negatif, maka pikiran anda akan tertutup. Cobalah buka pikiran anda, hilangkan semua masalah-masalah lain yang tidak berkaitan dengan aktivitas belajar dari pikiran anda, misalnya masalah pacaran, ada sms, dll. Cobalah untuk fokus dalam memahami apa yang anda baca dan apa yang anda kerjakan.
  3. Jangan belajar tanpa refreshing. Kadang-kadang banyak orang yang mengartikan bahwa belajar terus-menerus itu sangat bagus dan bisa mendapatkan prestasi yang baik. Pendapat itu tidak benar. Belajar yang terus-menerus dapat membuat kita lebih cepat bosan dan lelah. Sebaiknya istirahat apabila capek, jangan diforsir, jangan belajar juga, mulailah belajar kembali apabila badan sudah fit lagi, dan siap untuk menerima pelajaran.
  4. Jangan terlalu banyak berbicara, bicaralah yang penting saja, karena seperti pepatah mengatakan “tong kosong berbunyi nyaring”. Jadi dalam belajar coba ciptakan suasana yang anda senangi. Misalnya suasana hening, atau sambil :musik atau suasana apa saja yang ga bikin kita :bosen sampai :ngiler .
  5. Pikirkan bahwa diri anda bisa mengerjakan soal apapun yang diberikan. Pikiran yang menyatakan ketidakbisaan dapat menyebabkan ketidakbisaan pula. Jadi “You Are What You Think” alias anda adalah apa yang anda pikirkan. Jangan merasa bahwa diri anda terlalu pandai karena dapat menyebabkan menyepelekan masalah, namun jangan pula merasa bahwa diri anda terlalu bodoh, hal itu dapat menyebabkan anda minder dan tidak dapat memahami pelajaran yang anda pelajari.
  6. Buat jadwal belajar seenjoy mungkin, jangan merasa diikat. Karena belajar yang enjoy itu dapat lebih bisa diterima pikiran daripada belajar yang terlalu serius. Misalnya belajar kita jangan dibatasi harus 2 jam atau minimal berapa jam, yang penting belajar dan paham, itu lebih baik. Tapi syaratnya harusFOKUS tadi.
  7. Cobalah banyak latihan menghadapi soal-soal dan Jangan Pernah Memakai Kalkulator. Anak SD aja diajari ga pakai kalkulator agar otak mereka lebih sering terasah. “Setajam apapun pedang tapi kalau ga pernah diasah lama-lama akan tumpul”. Begitu pula otak manusia. Jadi, simpan kalkulator di laci, dan mulailah menyelami ke lautan pengerjaan soal. Jika kamu masih belum fokus, coba kamu cuci muka dulu deh, ntar belajar lagi. Selain itu, cobalah kamu luangkan waktu untuk mengotak-atik soal yang kamu kerjakan, soal yang sulit juga, agar otakmu selalu terasah sehingga lebih mudah ingat, dan kalau terbiasa kamu bisa mengerjakan tanpa menulis caranya, tapi syaratnya jangan :ngiler .
  8. Terapkan pada kenyataan yang sebenarnya. Nah, ini untuk pelajaran-pelajaran yang nyata, dan tidak abstrak. Maksudnya, cobalah memahami materi denganmembayangkan kejadian di kehidupan nyata, atau pahami dengan alat peraga yang ada di pikiranmu. Misalnya jika anda membayangkan tentang pelajaran fisika tentang bola yang dilempar ke atas. Jangan anda hanya mengingat rumus-rumusnya, namun juga pahami ada apa di balik itu.
  9. Perhatikan apabila guru sedang menerangkan. Ketika kita fokus dan memperhatikan, kita secara tidak langsung telah belajar bertahap, dan apabila belum jelas, jangan pernah takut untuk bertanya.
  10. Jangan hanya mengandalkan cara guru dalam menyelesaikan masalah. Karena guru juga manusia, sehingga setiap orang dapat memilih jalan yang berbeda apabila hasilnya sama benar, itu dapat membuat anda lebih aktif dan kreatif. Bukan tidak mungkin anda dapat mengalahkan guru anda (maksudnya anda dapat membenarkan apabila guru anda salah, itu dapat membuat anda lebih kreatif)
Nah, mungkin tips itu ada yang tidak cocok bagi anda, jangan khawatir. Karena setiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk belajar. Mungkin dengan tips ini anda bisa lebih terbantu mengerjakan soal secara cepat dan tepat. Ingat, untuk sukses tidak diraih dengan instan, namun dengan proses, maka berfokuslah pada proses, OK! 

Belajar untuk belajar


Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui
  • diri sendiri
  • kemampuan belajar anda
  • proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
  • minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan
Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.
Empat langkah untuk belajar.
Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya. Lalu rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan "Pedoman Belajar" yang lain.
Mulai dengan masa lalu
Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda
  • senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan? bercerita? menterjemah? berpidato?
  • mengetahui cara menringkas?
  • tanya dirimu sendiri tentang apa yang kamu pelajari?
  • meninjau kembali?
  • punya akses ke informasi dari banyak sumber?
  • menyukai ketenangan atau kelompok belajar?
  • memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang panjang?
Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana terbaik? terburuk?
Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui belajar paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?
Teruskanke masa sekarang
Berminatkah anda?
Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?
Apa yang bersaing dengan perhatian saya?
Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?
Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?
Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?
Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini?
Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda?
Pertimbangkan
proses,
persoalan utama
Apa judulnya?
Apa kunci kata yang menyolok?
Apakah saya mengerti?
Apakah yang telah saya ketahui?
Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?
Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?
Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?
Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?
Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya mengerti?
Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?
Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?
Apakah saya berhenti dan meringkas?
Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?
Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?
Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?
Apakah saya perlu mendiskusi dengan "pelajar-pelajar" lain untuk proces informasin lebih lanjut?
Apakah saya perlu mencari "para ahli", guruku atau pustakawan atau ahliawan?
Buat
review
Apakah kerjaan saya benar?
Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?
Apakah rencana saya serupa dengan "diri sendiri"?
Apakah saya memilih kondisi yang benar?
Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri sendiri?
Apakah anda sukses?
Apakah anda merayakan kesuksesan anda?




sumber : http://www.studygs.net/indon/metacog.htm

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar

Dalam kegiatan belajar mengajar peranan motivasi sangat diperlukan. Motivasi bagi siswa dapat mengembangkan aktifitas dan inisiatif, dapat mengarahkan akan memelihara ketekunan dalam melakukan kegiatan belajar. Dalam kaitannya dengan itu perlu diketahui ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar, yaitu:
a. Kematangan 
b. Usaha yang bertujuan
c. Pengetahuan mengenai hasil dalam motivasi
d. Partisipasi
e. Penghargaan dan hukuman30